Berikut adalah teks Surat Al-Fajr beserta artinya:
https://pelajarannagamaislam.blogspot.com/2023/05/surat-al-fajr-adalah-al-fajr-atau-fajar.html
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
- وَالْفَجْرِ
- وَلَيَالٍ عَشْرٍ
- وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ
- وَاللَّيْلِ إِذَا يَسْرِ
- هَلْ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٌ لِذِي حِجْرٍ
- أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
- إِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِ
- الَّتِي لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِي الْبِلَادِ
- وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِ
- وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِ
- الَّذِينَ طَغَوْا فِي الْبِلَادِ
- فَأَكْثَرُوا فِيهَا الْفَسَادَ
- فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ
- إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ
- فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
- وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
- Demi fajar,
- dan sepuluh malam (terakhir bulan Dzulhijjah),
- dan malam kesembilan,
- dan malam ganjil,
- dan malam ketika berlalu dengan tenang.
- Apakah dalam hal ini ada sumpah untuk orang yang berakal?
- Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Tuhanmu telah berlaku terhadap orang 'Ad
- dalam kota Iram yang memiliki tiang-tiang tinggi,
- yang belum pernah diciptakan sebelumnya di negeri-negeri?
- Dan (terhadap) orang-orang Thamud yang memotong batu-batu di lembah,
- dan (terhadap) Fir'aun yang memiliki tiang-tiang yang kokoh?
- Mereka yang melampaui batas dalam negeri,dan menimbulkan kekacauan yang banyak di dalamnya.
- Maka Tuhanmu menimpakan atas mereka azab yang menghancurkan.
- Sungguh, Tuhanmu Maha Pengawas.
- Adapun manusia, apabila Tuhanmu menghormatinya dan melimpahkan nikmat-Nya kepadanya, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
- Namun apabila Tuhanmu menguji dan mengurangi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinakanku."
Surat Al-Fajr adalah surat ke-89 dalam Al-Qur'an. Surat ini menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari peristiwa sejarah dan mengingatkan manusia akan konsekuensi dari pelanggaran terhadap kehendak Allah.
Surat ini mencatat beberapa peristiwa sejarah seperti kehancuran kaum 'Ad yang sombong, kebinasaan kaum Thamud yang membangkang, dan azab yang menimpa Fir'aun dan kaumnya. Dari sini, surat ini menunjukkan bahwa ketamakan, keangkuhan, dan penyalahgunaan kekuasaan akan mendatangkan kehancuran.
Surat Al-Fajr juga mengajarkan tentang sikap manusia terhadap ujian dan nikmat dari Allah. Ketika diberi kemuliaan dan kenikmatan, manusia harus bersyukur kepada Allah. Namun, ketika diuji atau rezekinya dikurangi, manusia harus tetap bersabar dan mengingat bahwa segala yang terjadi adalah ketetapan dari Allah.
Surat Al-Fajr mengingatkan kita akan pentingnya belajar dari peristiwa masa lalu, menghindari sikap sombong dan penyalahgunaan kekuasaan, serta menjaga sikap syukur dan kesabaran dalam menghadapi ujian dan perubahan hidup.